Advertise Here

Dunia Bahasa

- Another Blogger Blog's

Sabtu, 09 Januari 2010

Macam-macam kalimat:

1.kalimat berita
adalah suatu bentuk kalimat yang menyatakan suatu pernyataaan berita atau peristiwa yang perlu diketahui sendiri atau orang lain.
Contoh: kemarin ibu pergi ke Surabaya
2.kalimat Tanya
adalah kalimat yang bentuk susunannya belum lengkap dikarenakan kalimat tersebut memerlukan suatu jawaban sebagai bagian dari kalimat yang di maksud.
Contoh: siapa nama kakakmu?
3.kalimat Tanya tak bertanya
adalah bentuk susunan kalimat Tanya yang tidak memerlukan jawaban karena jawaban dari kalimat tersebut telah diketahui, dan kalimat ini sudah merupakan kalimat yang lengkap.
Contoh: ini tah yang kau sebut belajar?
4. kalimat perintah
adalah kalimat yang menyatakan perintah atau suruhan yang harus dikerjakan orang kedua dan hubungannya erat sekali.
Contoh: tutup pintu itu!
5. kalimat ajakan
adalah bentuk susunan kalimat yang sebenarnya juga merupakan kalimat perintah yang diperluas dan erat hubungannya dengan orang kedua.
Contoh: ayo kita pergi!
6. kalimat permintaan
adalah kalimat yang juga merupakan bentuk kalimat ajakan yang diperhalus yang biasanya juga disebut dengan kalimat permohonan. Biasanya pada bentuk kalimat ini disertai dengan kata-kata: Harap, Mohon.
Contoh: Kuharap kamu dapat memenuhi undanganku nanti malam!
7. kalimat perjanjian
adalah suatu bentuk susunan kalimat dimana pada kalimat tersebut ada suatu persyaratan sehingga menjadikan kalimat itu lengkap. Kalimat ini disebut juga kalimat bersyarat.
Contoh: kalau aku lulus aku akan mengadakan tasyakuran.
8. kalimat pasif
adalah suatu bentuk kalimat yang subyeknya dikenai pekerjaan.
Contoh: kemarin aku diajak ibu ke Supermarket.
9.kalimat aktif
adalah bentuk kalimat yang subyeknya melakukan pekerjaan, yang mengenai langsung terhadap obyeknya.
Kalimat aktif ada 2 macam:
a)Kalimat aktif transitif
adalah kalimat aktif yang kata kerjanya berobyek langsung.
Contoh: ayah membeli dasi.

b)Kalimat aktif intransitif
adalah kalimat aktif yang kata kerjanya tidak berobyek.
Contoh: ayah bekerja
10.kalimat verbal
adalah kalimat yang predikatnya terdiri dari kata kerja.
Contoh: adik bermain sepak bola di halaman
11.kalimat nominal
adalah kalimat yang predikatnya kata nama (kata benda, keadaan, dan kata ganti).
Contoh: apa itu?
12.kalimat penghargaan
adalah kalimat yang isinya mengharap sesuatu hal.
Contoh: mudah-mudahan ibu lekas datang.
13.kalimat pengandaian
Contoh: seandainya aku masih bekerja, pasti aku dapat membahagiakan ibu.
14.kalimat beralah
Contoh: walaupun dia kaya hidupnya tak bahagia
Meskipun melarat ia tak pernah murung.
15.kalimat langsung
adalah kalimat yang mempergunakan tanda petik atau kalimat yang langsung diucapkan oleh yang mengucapkan, berseru, bertanya, atau mengucapkan sesuatu.
Contoh: “berapa harga tas itu?” Tanya Fira kepada Ani.
16.kalimat tak langsung
adalah kalimat yang tidak meggunakan tanda petik dan bukan diucapkan secara langsung oleh yang mengucapkan atau yang mengatakan kalimat tersebut.
Contoh:
Fira berkata kepada Ani bahwa ia kemarin memenangkan lomba pidato di sekolahnya.
17. kalimat inti (sederhana)
adalah kalimat yang hanya terdiri dari subyek dan predikat.
Contoh: adik bermain
18. kalimat sempurna
adalah kalimat yang mempunyai subyek dan predikat
Contoh: adik bermain boneka.
19. kalimat tidak sempurna
adalah kalimat yang tidak mempunyai subyek atau predikat atau tidak mempunyai keduanya.
a) tidak mempunyai subyek
Contoh: kemarilah! (kemarilah kamu)
b)tidak mempunyai predikat
Contoh: maling! (ada maling)
c)tidak mempunyai subyek dan predikat
Contoh: di pasar (dimana kamu membeli buku itu?)
20.kalimat luas
adalah kalimat yang terdiri dari subyek, predikat dan diperluas dengan satu atau beberapa unsur keterangan (tambahan)
Contoh: dia menangis tersedu-sedu
21.kalimat tunggal
adalah kalimat yang terdiri dari 1 pola kalimat (1 subyek dan 1 prediket)
Contoh: Ibu memasak.
Ibu sebagai subyek, memasak sebagai predikat.
22.kalimat majemuk
adalah kalimat yang terdiri dari 2 pola kalimat atau lebih (subyeknya lebih dari satu dan prediketnya lebih dari satu).
Kalimat majemuk ada 3:
a)Kalimat majemuk setara, jika hubungannya sejajar yang biasanya di tandai dengan kata sambung dan, serta, kemudian, lalu, lantas, sesudah itu, dan sebagainya.
Contoh: ibu memasak nasi, ayah membaca Koran, dan adik bermain di halaman.
b)Kalimat majemuk rapatan
Adalah kalimat majemuk setara yang mempunyai bagian yang sama yang dirapatkan atau dijadikan satu.
Contoh: rumah itu baru saja di bangun dan sekarang di jual juga.
c)Kalimat majemuk bertingkat, jika mempunyai induk kalimat dan anak kalimat.
Contoh: anak itu baik pekertinya
Anak itu sebagai induk kalimat, baik pekertinya sebagai anak kalimat.



Cirri-ciri S, P, O, K, pel.:

1.subyek
cirri-ciri:
a.terdiri dari kata benda atau yang dianggap kata bendaatau yang dapat di ganti dengan kata benda
a.bagian kalimat yang diterangkan
b.cara mencari subyek yaitu dapat bertanya dengan kata apa atau siapa di muka predikat.
2.predikat
cirri-ciri:
a.bagian kalimat yang menerangkan subyek
b.cara mencari predikat yaitu dapat bertanya dengan kata mengapa.
3.obyek
ciri-ciri: untuk mencari obyek, diperlukan kata Tanya apa
obyek ada 3:
a)obyek penderita
cirinya: obyek yang menderita akibat perbuatan subyek
contoh: ayah membaca Koran.
Yang menjadi obyek penderita adalah k

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar